Menggiring Anjing
tentang sesat yang mendiami setiap bilik yang berdiri..
menunggu kesempatan berperang dengan harga diri
pejuang bermimpi, merdeka manjajah negri
tanpa bait tanpa toleransi....
sang penindas malah wakil yang empunya,,
empunya mengais, sang wakil menumpuk,
wakil terbahak, empunya menangis,
seperti anjing yang bahkan tak rela kotoran tuanya bersatu dengan tanah.
slalu didepan, mencium aroma
tuan sang penggiring mengikut tanpa tanya
tanpa alasan untuk percaya,tepis akal dan logika
di tuntun sang anjing pongah ...