Nggak ada batasan wilayah dalam acara vespa, Kalau anda sanggup kenapa nggak, Justru menjadi peserta terjauh adalah suatu kebanggaan. Painan yang berbatasan langsung dengan kota Sungai Penuh membuat scooteris LSC nggak bakal tinggal diam untuk acara ini.
Bergerak dari Painan di lepas mendung kami jadi tim terakir dari LSC, Dengan 4 buah vespa dan lima personil kami jadi tim sapu bersih (cie-cie....sok-sok an nih......wkwkwww) karna mekaniknya di tim ini. Dan hebatnya baru jalan sekitar 5 KM dari painan Vespa sespan nya oka langsung rusak (tim sapu bersih yang memalukan,,, :D ).
Terlihat Uwan alias palasu alias anto, mekanik sedang mengutak-ngatik sespan oka dihibur dengan canda gitok dan lorenzo,, semangat da swan....
Hebatnya vespa Oka kembali ngadat setiap 10km jalan (asik nggak asik -asikin aja..). Sampai di salah satu sorum motor di Kambang Uwan palasu sampai pada titik klimak kesabaranya, Berbekal kunci pinjaman dari sorum tersebut vespa oka pun di bongkar.
Uwan Palasu emang paten setelah Peristiwa kambang Oka langsung tancap gas dengan mulus dan di iringi hujan deras, Tim kami memang kompak karna nggak ada satu orang pun yang bawa mantel dan Uwan pun nggak bisa pretelin nih ujan. Jadilah hujan teman kami sampai Perbatasan SAKO.
Sako yang merupakan perbatasan antara Sungai Penuh dan Painan merupakan kawasan hutan lindung kerinci seblat (Ngetopnya TNKS), Dan rencananya kami harus melewati hutan ini siang hari karna cukup berbahaya, Selepas perhentian ini kita tidak akan menemui pemukiman dan hewan liar adalah penguasa jalanan hutan ini, Jalanan di sini sangat menantang dengan kerusakan lebih dari 95% pada badan jalan dan mendaki sejauh 60KM dan kiri kanan jalan hanya jurang dan hutan lebat.
Bergerak di jalanan sako tanpa lampu membuat saya ambil posisi di tengah rombongan dan pasang kosentrasi tinggi, Menahan getaran dari stang dan tubuh yang bergetar kedinginan mewarnai jalanan ini, Ditambah gitok yang patah knalpot karna tersangkut batu jalanan dan di selingi dengan kehabisan bensin menambah kegilaan di tengah hutan yang benar-benar sunyi untung sespan oka masih terus jalan dengan cidera pada salah satu ban samping sespannya, Dan ternyata tidak hanya kami yang sedang menikmati jalanan ini ada anak-anak motor ceper yang juga tengah berjuang menaklukkan medan yang benar-benar gila ini, Sesekali kami saling potong dan juga istirahat bersama sambil nikmatin sebatang rokok tentunya dengan canda dan tawa yang slalu mengiasi perjalanan.
Menikmati kopi di puncak sako saya betul teramat sangat kedinginan dengan baju basah yang menempel di badan dan udara yang seakan membekukan persendian, Bahkan segelas kopi panas pun akan dingin hanya dalam hitungan menit, Dingin yang mendesak untuk segera sampai tujuan harus tertahan karna ternyata kami kedatanga teman yang menyusul sendirian dari painan, Bang Pogen dengan kongo nya jalan sendirian di belakang kami menembus hujan, kabut, dan hutan dengan lampu yang sesekali mati karana korslet terkena hujan, Jadilah Setengah jam lagi harus bertahan dengan dingin nungguin Bang Pogen istirahat.
Mampir sejenak dan sambil beli baju di tempat acara kami langsung bergerak istirahat di rumah Da Jang, Semua teman-teman dari LSC berkumpul dan beristirahat disini, Berbagi pengalaman lucu sepanjang perjalanan dan kegila-an lainya.
Suasana Pagi Dan Perbaikan, Lambuik Broo....
Setelah sarapan dan perbaikan Vespa, Saatnya nikmati Acara dan Mutar-mutar kota Sungai Penuh.
Suasana Acara Kajanglako
Yang Unik dan Kreatif
Slalu Ada Scooteris Yang jual Aksesoris Vespa Di Setiap Acara
Mocep Ikut Unjuk Gigi
Yuhu... Bang Pogen Dan Si Choco
Asekk...
Bergerak Pulang
Si Brong nya Aciak Adi (Alah Tajua) Sekarang Di Tunggangi Ladies Sungai Penuh.....(katiko jo aciak ndak ado cewek nan namuah nanyiak do......yolah malang lai....wkwkwkwwww)
Giliran LSC
Puncak Sako, Mulai Beranjak Pulang
Ngopi Broo.....
Suasana Di Puncak Sako Sebelum Bertolak Ke Painan
Menuju Painan kami bergerak dalam satu rombongan dengan 9 Vespa, Tidak jauh berbeda dengan saat berangkat cuman kali ini lebih banyak istirahat (sebenarnya rusak), Dan aneka kejadian lucu lainnya Gitok yang nabrak lobang besar di iringi riki yang masuk kelobang yang sama, Adalagi kami semua yang nggak nyadar ternyata dalam rombongan vespa nya ilang satu dan ternyata tertinggal karna rusak di belakang (Terpaksalah sang mekanik kembali jadi pahlawan sambia manggarutok...kwkwkwww :D), Nggak ketinggalan oka yang sok-sok an nembus lumpur di jalan baru kambang di akhiri dengan aksi mendorong sespan nya yang terperosok dalam lumpur jadi olah raga pagi padahal pada nggak tidur, Di tutup dengan aksi sumbu alias yudi standing melompati lobang besar dan berakhir di dalam parit. Untungnya semua tanpa ada yang mengalami cidera tapi cukup untuk jadi bahan ketawa pelepas lelah.


















